Fungsi dan Manfaat Protein Vital Untuk Tubuh

Manfaat Vital Protein
Manfaat protein untuk tubuh bisa dibilang sangat vital. Kekurangan protein dapat menyebabkan sejumlah gangguan kinerja dalam tubuh. Misalnya saja pertumbuhan yang tidak maksimal, perubahan warna kulit, rambut rontok, gangguan pencernaan, kurang cairan, kerusakan pada organ liver, penyembuhan luka yang berlangsung lebih lama, dan penurunan sistem imun tubuh.

Fungsi Protein, pengertian Protein, manfaat Protein, khasiat Protein

Protein sendiri merupakan senyawa organik kompleks dan termasuk zat gizi yang terdiri dari 20-24 jenis asam amino. Di dalam tubuh protein dapat berperan sebagai sumber energi utama seperti halnya karbohidrat dan lemak. Setiap gram protein diketahui mampu menghasilkan 4,1 kalori. Hanya saja protein termasuk sumber energi yang mahal dibanding dengan karbohidrat. Jika dibanding jumlah kalori yang dihasilkan karbohidrat dan lemak, jumlah kalori yang dihasilkan protein jauh lebih sedikit.

Protein diketahui menjadi molekul penyusun 50% berat kering suatu organisme. Jadi memang tidak dipungkiri protein sangat dibutuhkan tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat dan fungsi vital protein untuk tubuh:

·       Sebagai Zat Pembangun
Protein berfungsi sebagai zat pembangun terutama dalam pemeliharaan dan pertumbuhan jaringan, mengganti sel-sel mati dan rusak terpakai sebagai protein struktural. Dalam transportasi molekul tertentu protein pun berfungsi sebagai unsur utama. Proten akan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh tetapi terkadang protein juga bermanfaat untuk menyimpan molekul tertentu.

·       Mekanisme Pertahanan Tubuh atau Antibodi
Protein juga berfungsi sebagai mekanisme pertahanan tubuh. Terutama terkait perlawanan zat racun dan mikroba yang berasal dari luar dan masuk ke dalam tubuh. Hal ini karena protein bisa digunakan sebagai bentuk antibodi. Lebih lanjut protein dapat mencegah terjadinya infeksi penyakit karena dapat mengidentifikasi dan menghancurkan antigen yang masuk tubuh. Misalnya antibodi dari protein ini akan mengidentifikasi adanya antigen dalam tubuh kemudian mengelilinginya dalam rangka mencegah agar tidak terjadi perusakan sel-sel darah putih.

·       Perawatan dan Perbaikan
Rambut, mata, kulit, dan otot merupakan contoh bagian tubuh yang terdiri dari protein. Protein dalam hal ini berperan penting dalam perawatan dan perbaikan. Khususnya untuk anak-anak yang masih berada pada usia pertumbuhan. Sehingga tidak heran bila kebutuhan asupan protein anak-anak jauh lebih tinggi dibanding kebutuhan protein orang dewasa.

·       Sebagai Pembawa Sifat
Fungsi ini didapat terutama di dalam kromosom. Protein akan berperan menyimpan dan meneruskan sifat keturunan dalam bentuk genes. Adapun di dalam genes terdapat codon guna sintesa protein enzim tertentu. Alhasil sifat dari orang tua bisa diturunkan pada keturunan atau generasi penerusnya secara berkesinambungan.

·       Pembentukan Hormon
Protein memiliki andil dalam pembentukan beberapa hornom. Sebut saja hormon insulin yang berperan penting dalam pengaturan gula darah agar tidak berisiko pada sakit diabetes mellitus. Dalam hal ini melibatkan interaksi beberapa organ seperti hati dan pankreas. Selain itu, ada pula hormon secretin yang menjadi contoh lain hormon protein. Hormon ini dibutuhkan dalam proses pencernaan dengan cara memberi rangsangan pada pankreas dan usus untuk menghasilkan cairan pencernaan yang dibutuhkan.

Adapun kebutuhan tubuh akan protein bisa didapat dengan mengosumsi sumber makanan hewani ataupun nabati. Contoh sumber protein hewani misalnya daging merah, unggas, ikan, telur, dan susu. Sementara contoh sumber protein nabati misalnya kacang-kacangan, kedelai, kacang mede, kacang hijau, almond, dan biji labu. Protein kaya akan manfaat yang tentunya hanya didapat dengan pengonsumsian dalam jumlah seimbang. Sekian dan semoga bermanfaat.