Manfaat Dari Buah Manggis

Manfaat buah manggis kini sedang menjadi pembicaraan baik di kalangan pengobatan alternatif maupun masyarakat biasa. Faktanya, buah manggis memang memiliki segudang manfaat yang tidak hanya berasal dari dagingnya saja namun juga kulit manggis. Beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dari buah manggis antara lain adalah mengurangi resiko kanker, termasuk kanker lambung, mencegah peradangan, mengurangi resiko alergi dan diabetes. Selain itu manggis dapat menjaga kesehatan kulit, mengatasi masalah pencernaan seperti diare dan disentri.

manfaat buah manggis, khasiat buah manggis, fungsi buah manggis

Menjaga kesehatan kulit
Konsumsi buah manggis secara teratur dengan jumlah yang terkontrol dapat menurunkan resiko kanker kulit dan mencegah penuaan dini. Kandungan pada buah manggis bersifat antiinflamasi yaitu mencegah terjadinya peradangan dan iritasi pada kulit akibat luka atau terkena sinar matahari berkepanjangan. Buah manggis juga bersifat antijamur dan antioksidan yang dapat mencegah berkembangnya bakteri dan jamur pada kulit dan munculnya garis-garis halus pada kulit sebagai tanda penuaan dini. khasiat manggis untuk kulit bisa dirasakan baik dengan mengkonsumsi langsung buah manggis atau mengolah kulit manggis menjadi minuman.

Mengatasi diabetes dan kardiovaskular
Manggis mengandung xanthone yang berguna untuk memperlancar metabolisme tubuh sehingga mencegah serangan stroke, serangan jantung, hipertensi, asam urat, obesitas, dan diabetes. Diabetes adalah penyakit di mana insulin pada tubuh seseorang tidak dapar bekerja dengan baik atau tidak dapat berfungsi sama sekali. Insulin adalah hormone yang fungsinya adalah mengontrol kadar gula dalam darah sehingga bila fungsinya terganggu maka gula darah bisa tidak terkontrol. Mengurangi resistensi terhadap insulin sehingga insulin dapat mengontrol gula dengan baik dan merangsang produksi insulin oleh pankreas. 

Sebagai antioksidan
Xanthone pada manggis juga memiliki manfaat, yaitu sebagai sumber antioksidan dan aantibakteri. Antioksidan berguna untuk melawan radikal bebas yang banyak bersumber dari udara berpolusi, asap kendaraan, asap rokok, pestisida, sinar UV matahari, dan lain-lain. Radikal bebas adalah sel yang elektronnya tidak lengkap dan berusaha untuk menyerang sel lain, sehingga bila tidak dicegah perkembangannya dapat mengakibatkan mutasi pada DNA yang berujung pada berbagai jenis kanker.
Sebagai sumber antioksidan dan antibakteri, manggis dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Pada luka, sel-sel yang mati harus segera diperbaiki agar kuman dan bakteri tidak memiliki kesempatan untuk mengkontaminasi tubuh. manggis dapat meyembuhkan luka selain dikonsumsi secara langsung bisa juga digunakan sebagai obat oles. Caranya adalah daun dan kulit pohon manggis yang sudah dibersihkan ditumbuk lalu ditempelkan pada luka kemudian tutup dengan perban yang bersih.

Mengurangi berat badan
Salah satu yang menyebabkan tubuh menjadi cepat gemuk adalah membran sel yang mengeras dan membesar. Membran sel yang mengeras dan membesar dapat dikecilkan dengan kandungan xanthone pada buah manggis. Selain itu xanthone juga mempercepat metabolisme dan mengubah makanan menjadi sumber energi. Oleh karena itu, selain mengkonsumsi manggis, untuk mengurangi berat badan sebaiknya Anda aktif bergerak dan rutin berolahraga untuk menggunakan energi dan membakar zat makanan sisa yang tidak diolah.

Memelihara pencernaan
Pada orang dewasa yang sudah lanjut usia, pencernaan menjadi lebih sulit karena lambung tidak bisa lagi memproduksi asam lambung dengan jumlah cukup untuk menghancurkan makanan. Kurangnya asam lambung juga berpotensi bagi bakteri untuk berkembang biak dengan subur. Selain itu kurangnya asam lambung juga menimbulkan produksi gas meningkat, menyebabkan munculnya gejala diare, dan menyulitkan penyerapan makanan. Lagi-lagi manfaatnya dari buah manggis ini adalah untuk mengatasi masalah pencernaan, zat xanthone. Xanthone pada pencernaan berguna untuk membunuh bakteri dan menyeimbangkan asam lambung. Mari kita lanjut membaca dengan artikel manfaat buah melon