Waspadai Penyakit Stroke, Ketahui Gejalanya

Jangan Tunggu Sampai Lumpuh, Deteksi Dini Gejala Stroke Dengan Cara Ini
Sirkulasi darah yang terhambat bisa menyebabkan timbulnya berbagai serangan penyakit salah satunya adalah serangan stroke. Serangan stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat atau terhenti yang menyebabkan salah satu atau beberapa anggota tubuh mengalami kaku. Beberapa kasus penderita stroke bisa mengembalikan kenormalan anggota tubuhnya yang kaku, namun banyak yang setelah mengalami serangan kakunya menjadi permanen seperi bibir yang melenceng, kaki atau tangan yang tidak bisa digerakkan baik salah satu maupun keduanya.

Waspadai Penyakit Stroke, Gejala stroke, awas stroke

Stroke merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia terutama di usia 40 tahun ke atas. Di Indonesia stroke merupakan penyebab kematian manusia akibat penyakit sebanyak lebih dari 15%, pasien stroke yang tidak meninggal dunia biasanya akan mengalami kelumpuhan pada anggota tubuhnya.

Mengenali serangan stroke
Intensitas atau beratnya serangan stroke pada masing-masing orang bisa berbeda-beda. Ada yang mengalami serangan hanya ringan saja sehingga tidak muncul tanda-tanda mengalami serangan stroke. Namun jika seseorang yang mengalami serangan tidak segera dibawa ke rumah sakit maka jaringan otak yang rusak akan semakin banyak dan kemungkinan terjadi kelumpuhan akan semakin besar. Cara mudah untuk mengenali serangan stroke adalah dengan metode FAST.

  1. Face
Tanda paling umum yang terlihat pada orang yang mengalami serangan stroke adalah otot bibirnya yang tidak pada tempatnya sehingga bisa menyebabkan bibir  melenceng. Mintalah pada orang yang Anda curigai terkena stroke untuk tersenyum, bila senyumnya tidak simetris ada kemungkinan ia terkana serangan stroke

  1. Arm
Orang yang sehat akan dapat menaruh kedua lengannya lurus ke depan tanpa hambatan dan terlihat lurus. Bila ia hanya bisa mengangkat satu tangan saja, atau bisa mengangkat 2 tangan tapi tidak bisa lurus, kemungkinan ia terkena stroke semakin besar

  1. Speech
Teslah cara bicaranya apakah masih lancar atau tidak. Jika tiba-tiba ia mengalami kesulitan untuk bicara terutama mengucapkan kata dengan huruf R, maka ada kemungkinan ia terkena serangan stroke

  1. Time
Semakin Anda mengulur waktu membawa pasien serangan stroke ke UGD, maka semakin banyak jaringan otak yang rusak dan resiko kelumpuhan dan kematian bahkan semakin besar. Pasien serangan stroke sebaiknya segera dibawa ke UGD dengan fasilitas penanganan stroke dalam kurun waktu 3 jam sebelum kerusakan jaringan pada otak semakin parah dan semakin sulit untuk diperbaiki.

Gejala terkena stroke
Waspada penyakit stroke selain melakukan pemeriksaan awal dengan metode FAST di atas, adalah dengan mengenali gejala-gejala umum yang terlihat secara fisik pada seseorang yang terkena penyakit stroke. Agar dapat segera diatasi dan mencegah serangan selanjutnya, perhatikan gejala berikut ini:

  1. Kemampuan motorik menurun
Stroke adalah penyakit yang menyerang saraf otak, sementara otak adalah pusat komando untuk menggerakkan seluruh otot yang ada di anggota tubuh. Jika seseorang mengalami keseulitan dalam berbicara, tubuh lemas, dan mata tidak bisa membuka, berarti ada masalah dengan jaringan pada otaknya.

  1. Gangguan penglihatan
Selain gangguan motorik, saraf sensorik juka ikut terganggu. Penderita stroke kerap mengeluhkan penglihatan yang menurun dan sulitnya memahami percakapan.

  1. Sakit kepala tiba-tiba
Aliran darah yang terhambat ke otak menyebabkan terjadinya tekanan darah yang tinggi pada otak sehingga menyebabkan rasa sakit kepala yang luar biasa pada kepala. Jika sampai terjadi sakit kepala pada saat serangan stroke ada kemungkinan terjadi pendarahan di otak.

  1. Kehilangan kesadaran
Apa yang terjadi jika aliran darah ke otak terhambat? Oksigen ke otak juga terhambat dan menyebabkan penderita bisa kehilangan kesadaran seperti pingsan bahkan bisa koma.