Beginilah Langkah Pertolongan Pertama Ketika Seseorang Kejang!

Beginilah Langkah Pertolongan Pertama Ketika Seseorang Kejang, inilah pertolongan pertama jika ada seseorang sedang mengalami kejang-kejang

Ketika mendapati keluarga, anak, saudara, ataupun orang lain yang mendadak kejang-kejang dihadapan kita, Pastinya akan timbul perasaan panik dan juga bingung sebab harus berbuat apa? terutama untuk anda yang mempunyai keluarga atau orang terdekat dengan mempunyai riwayat kejang-kejang. Sebab, sangat penting untuk kita untuk mengetahui dengan mendalam seputar tentang pertolongan pertama untuk penderita kejang, dan hal-hal apa saja yang perlu/tidak boleh dilakukan.
Pertolongan pertama yang perlu anda lakukan terhadap orang yang kejang disekeliling anda bisa berpengaruh besar terhadap keselamatan orang tersebut. Begitu juga orang yang kejang disekeliling anda bisa berpengaruh besar terhadap keselamatan orang itu. Begitu juga jika anda menjalankan dengan cara yang salah dalam mengatasi masalah kejang yang terjadi disekeliling anda. Oleh sebab itu, bukan tidak mungkin anda bukan membantu. Namun justru memperburuk kondisi penderita kejang itu.

Pemakaian kata "kejang" sering sekali disalah artikan dalam masyarakat umum. Misalnya seperti ketika otot tangan kaku. Kejang terjadi ketika aktivitas penjalaran sinyal-sinyal listrik dalam otak menderita gangguan. Penjalaran sinyal tersebut adalah salah satu hal yang sangat penting. Sebab melewati penjalaran sinyal, otak bisa memerintahkan tangan, kaki atau organ tubuh lainnya untuk bertindak sebagaimana mestinya.

Sebab ketika sinyal, ini terganggu akan timbul berbagai jenis gerakkan ataupun kelakuan yang tidak terkoordinasi dengan baik yang disebut dengan kejang.
Tampilan kejang yang paling umum, yaitu seperti gerakkan kelojot yang terjadi ditangan atau kaki. Selain itu juga, ketika seseorang kehilangan kesadaran dan anggota tubuhnya menegak keras, hal ini juga dapat disebut sebagai kejang. Pada umumnya, kejang dimulai dari periode dimana penderita kejang akan merasa bingung atau linglung dengan tiba-tiba, kemudian dilanjutkan dengan perubahan tiba-tiba, misalnya seperti penderita tiba-tiba terjatuh dan terjadi gerak yang tidak terkontrol.

Keluhan lain yang biasanya menyertai yaitu keluarnya air liur ataupun busa dari mulut, mata melirik cuman pada satu sisi, penderita mengerang, atau bahkan mengeluarkan bunyi mengorok, dan penderita juga terlihat menggigit lidah (bahkan sampai bisa muncul darah), dan juga gigi gemeretuk.
Penyebab terjadinya kejang sangat bervariasi, mulai dari adanya penyakit infeksi, tumor, demam tinggi, epilepsi, stroke, keracunanan atau pemakaian zat-zat tertentu, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Oleh sebab ini, adalah salah satu hal yang sangat penting untuk mengetahui apa penyebabnya yang mendasari terjadinya kejang-kejang. Tetapi, hal itu bisa ditunda demi memberikan penanganan ke gawatdaruratan yang tepat/benar pada penderita kejang-kejang.
Ketika anda menghadapi orang lain yang kejang-kejang didepan anda, Lakukanlah beberapa cara berikut dibawah ini:
  1. Hubungilah petugas medis gawat darurat terdekat untuk membawakan peralatan emergency yang sesuai.
  2. Apabila memungkinkan, sangat baik jika anda bisa mencegah penderita sebelum orang itu jatuh supaya penderita kejang-kejang tidak cedera.
  3. Ketika penderita terjatuh, jika perlu dipindahkan posisi penderita harus ke daerah yang lebih aman. Singkirkan benda-benda di sekeliling anda yang bisa melukai penderita itu sendiri, misalnya seperti memindahkan penderita ke pinggir jalan ketika penderita jatuh ditengah jalan umum.
  4. Longgarkan pakaian penderita, terlebih bagian sekeliling leher.
  5. Miringkan penderita ke satu sisi supaya jika keluar air liur ataupun muntah tidak masuk kesaluran nafas sang penderita.
  6. Tidak boleh memasukkan benda apapun ke dalam mulut walaupun anda berniat mencegah tergigitnya lidah, misalnya seperti sendok atau bahkan jari tangan, ataupun minuman atau obat-obatan lain ke dalam mulut selama kejang-kejang terjadi, sebab penderita sedang tidak sadar.
  7. Anda tidak usah menahan tubuh penderita untuk mencegah kejang. Tetapi, berilah bantal untuk melindungi kepala penderita ketika kejang terjadi.
Penyakit kejang-kejang bisa terjadi pada siapa saja, dari mulai anak-anak sampai usia dewasa. Kebanyakan kejang-kejang bisa berhenti dengan sendirinya, Tetapi ada saatnya kejang terjadi dalam waktu yang lumayan lama sekitar lebih dari 15 menit. Dalam keadaan tersebut, penanganan medis sesegera mungkin sangat diperlukan, sebab hal itu menandakan adanya kerusakkan yang lumayan berat.

Jikalau terdapat keluarga dengan riwayat kejang, ada baiknya sudah di siapkan obat-obatan anti kejang dirumah, terutama untuk penderita epilepsi, Begitu juga untuk anak yang mempunyai riwayat kejang demam, Anda bisa memberikan obat penurun panas dengan segera ketika suhu badannya sudah mulai tinggi. Demikian artikel yang bisa saya bagikan kali ini mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua.