Apakah Benar Penyuka Sesama Jenis Lebih Posesif?

Apakah Benar Penyuka Sesama Jenis Lebih Posesif?, benarkah penyuka sesama jenis lebih posesif?

Terdapat sebuah anggapan lama yang mengatakan bahwa penyuka sesama jenis merupakan sosok yang lebih posesif. Pasalnya, perasaan asmara yang dirasakan olehnya umumnya sangat dalam serta kuat. Hal tersebut dipercaya sebagian orang bisa menumbuhkan perasaan negatif. Tetapi, benarkah penyuka sesama jenis lebih posesif terhadap pasangannya dibandingkan dengannya yang heteroseksual?

Cinta Sesama Jenis

Seksualitas merupakan bagian yang terpenting yang tidak bisa terpisahkan dari seorang manusia. Orientasi seksual yaitu suatu istilah yang menunjukan ketertarikan emosi, romantisme, serta seksual sesorang terhadap orang lain.

Orientasi seksual tersebut dibagi menjadi 3 jenis, yaitu heteroseksual, dimana orang itu tertarik kepada individu dengan jenis kelamin yang beda; biseksual, tertarik kepada 2 jenis kelamin sekaligus; serta homoseksual, dimana seseorang tertarik kepada individu dengan jenis kelamin yang sama.

Orientasi seksual tersebut dapat terlihat dari penampilan serta perilaku seseorang. tetapi yang sering sekali terjadi, orientasi seksual seseorang susah ditebak.

Penyebab Seseorang Menyukai Dengan Sesama Jenis

Kebanyakan ahli berpendapat bahwa orientasi seksual termasuk cinta sesama jenis dipengaruhi oleh kombinasi dari faktor lingkungan, hormonal, emosional, serta biologis seseorang. Beda orang, bisa beda juga faktor yang memicunya.

Hingga kini, para ahli belum ada yang bisa untuk betul-betul memastikan apa sebetulnya penyebab seseorang dapat menyukai orang dengan jenis kelamin yang sama.
Sigmund Freud, pakar psikoanalisis terkenal mengatakan bahwa anak homoseksual pada umumnya tumbuh didalam keluarga yang kurang seimbang. dimana ia mempunyai hubungan yang erat dengan satu orang tua, tetapi berkonflik dengan yang lain.

Ada juga ahli yang berpendapat bahwa homoseksualitas diakibatkan oleh faktor biologis, sesudah menemukan bahwa terdapat perbedaan struktur anatomi otak pada homoseksual serta heteroseksual.
Sementara itu, ada juga yang berteori bahwa pengalaman seksual seorang anak dengan seseorang yang berjenis kelamin sama akan ikut membangun orientasi seksualnya menjadi homoseksual.
Gimanapun uga, semua teori yang ada diatas masih membutuhkan penelitian lebih lanjut lagi.

Cinta Posesif

Walau sebagian pakar psikologi serta sosiologi menyebutkan bahwa penyuka sesama jenis cenderung lebih posesif kepada pasangannya, sampai sekarang belum ada jurnal medis terpercaya yang mengatakan mengenai tentang hal tersebut. jadi, tidak ada hubungannya antara oriemtasi seksual seseorang dengan karakter atau sikap posesif yang ia punya.

Itulah penjelasan tentang Apakah Benar Penyuka Sesama Jenis Lebih Posesif? yang saya posting kali ini semoga bisa memberikan mafaat untuk anda semua.