Kenali Penyebab Batuk Yang Tidak Kita Sadari

Batuk adalah kondisi yang tak dapat di pisahkan dari kehidupan sehari-hari, pasalnya kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja tanpa pandang buluh, atau mungkin sedang terjadi pada anda saat ini?
Batuk adalah respon alami tubuh buat melindungi diri dari benda asing seperti polutan atau alergen , kejadian ini adalah supaya benda asing tersebut tidak masuk kedalam saluran pernapasan atau paru-paru
Tidak hanya itu batuk juga dapat menjadi pertanda adanya penyakit tertentu terutama bila batuk menetap selama beberapa minggu di sertai dahak yang berwarna kehijauan atau bahkan darah.


Kenali Penyebab Batuk Yang Tidak Kita Sadari

Kenali penyebab batuk yang tidak kita sadari 

infeksi  virus :
Infeksi virus seperti common cold atau influenza merupakan penyebab batuk tersering, keluhan biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari, gejala lain yang bisa menyertai berupa demam, nyeri sendi, batuk di sertai dahak, dan juga pilek

Alergi atau asma :
Batuk tak melulu akibat infeksi tetapi juga alergi misalnya alergi debu atau suhu yang dingin, penderita asma juga cenderung mengalami keluhan batuk bila terpapar alergen ( zat yang memicu alegi ).

Iritan :
Asap roko asap hasil pembakaran atau wangi parfum bisa menimbulkan batuk bila terhirup, tapi batuk yang timbul biasanya hanya sebentar, dan cepat menghilang jika sudah tak terpapar sumber iritan.

Post nasal drip :
 Post nasal drip adalah kondisi dimana lendir atau dahak yang turun dari hidung ke tenggorokan dan lalu kemudian menyebabkan batuk ini dapat terjadi jika anda mengalami flu sinusitis, atau alergi.

Refluks asam lambung :
Pada penderita gastroesphageal refluks deage (GERD), asam lambung dapat naik dan masuk ketenggorokan terutama pada malam hari asam lambung tersebut bisa mengiritasi saluran napas dan menyebabkan batuk.

Efek samping obat :
Beberapa jenis obat seperti obat hipertensi (captopril) bisa menimbulkan efek samping berupa batuk.

Penyakit tertentu :
Penyakit tertentu misalnya penyakit paru obstruktip kronik (PPOK), tuberkulosis (TBC), gagal jantung, kangker paru, pertusis bisa menimbulkan gejala berupa batuk

Cara terbaik untuk mencegah batuk adalah menjauhi pencetusnya, terutama apabila anda menderita alergi atau asma pengobatan nya pun tak menggunakan sembarang obat batuk.

Bila batuk berdahak anda dapat mengkonsumsi obat batuk yang mengandung exfektorant sedangkan buat batuk kering anda bisa mengkonsumsi obat batuk yang mengandung antitussive jangan sembarang memilih obat batuk apalagi jenis obat batuk all-in one ( satu obat untuk semua jenis batuk) karena berbeda keluhan berbeda pula obat nya.

namun bila penyebabnya infeksi anda harus berkonsultasi dengan dokter buat mendapatkan antibiotik yang sesuai, bila sudah di berikan obat batuk tidak juga hilang selama lebih dari dua minggu sebaiknya segera kunjungi dokter sebelum terlambat.