Apa Nafsu-Keinginan Anda?

Kita semua memiliki nafsu-keinginan (craving). Bahkan, menurut saya, seluruh pengalaman kita sebagai manusia dibangun di atas fondasi nafsu-keinginan. ]adi, saya bertanya kepada Anda, dengan keingintahuan dan ketertarikan yang tulus: Apa yang paling Anda inginkan? Saya yakin itu bukan secangkir selai kacang yang Anda sembunyikan di laci mobil, atau triple venti latte dengan sedikit sirup yang Anda andalkan setiap siang untuk melewati hari yang penuh tekanan di kantor.

Apa Nafsu-Keinginan Anda?

Saya berani bertaruh itu bukan segelas anggur yang spontan diraih untuk membantu Anda rileks di penghujung hari yang panjang dan berat. juga bukan biskuit, kue, dan kudapan  lezat lain yang Anda lamunkan sepanjang hari.
Itu bukan dorongan untuk lari dari pasangan Anda, atau membentak anak-anak, atau berhenti begitu saja dari pekerjaan yang tidak tepat bagi Anda-meskipun kita semua pernah mengalaminya.

Hal yang saya ingin ketahui adalah apa yangada di balik semua perasaan gelisah dan tidak nyaman itu? Apa kebutuhan penting dan Vital Anda yang tidak terpenuhi, tidak diakui, tidak dituruti? Apa yang tidak diperoleh dari makanan, lingkungan, dan hidup Anda yang membuat Anda berpikir tidak punya pilihan selain makan berlebih, kerja berlebih, bertingkah. mengucilkan diri, atau belanja habis-habisan?
Dengan kata lain, apa yang paling Anda dambakan? Apa yang dapat membuatAnda merasa hidup dengan penuh gairah? Ini, saya yakin, adalah pertanyaan paling penting yang dapat kita ajukan kepada diri kita sendiri, dan jawabannya dapat ditemukan dalam nafsu-keinginan kita.

Apa pun yang Anda butuhkan, biasanya bukan sesuatu yang dapat dibeli dengan uang, melainkan-sampai kapan pun-sesuatu yang sangat dipengaruhi oleh apa yang dimasukkan ke mulut Anda, apa yang dilakukan dengan waktu Anda, dan apa yang dikatakan atau tidak dikatakan. Jika Anda sampai pada titik di mana sesuatu yang Anda makan atau katakan kepada diri Anda mengenyangkan, tetapi tidak memuaskan, itu artinya pesan yang terkubur di bawah nafsu-keinginan belum sampai kepada Anda.

Hal yang diinginkan oleh kebanyakan klien saya adalah merasa benar-benar hidup dan bahagia. Mereka ingin bangun setiap hari dan menapaki hidup dari tempat yang paling autentik serta jujur di hati mereka. Selain itu, mereka juga ingin mengetahui bahwa tindakan dan keputusan yang mereka ambil akan benar-benar mencerminkan nilai hidup mereka. 

Mereka ingin benar-benar percaya, di jiwa mereka yang terdalam, bahwa mereka bernilai, berharga, dan pilihan mereka penting. Kunci meraih rasa nyaman yang mendalam dengan diri sendiri ini sederhana saja: belajarlah mendengarkan nafsu-keinginan. 

Dengarkan mereka, dan belajarlah menghormati mereka. Karena nafsu-keinginan hanya akan melepaskan cengkeramannya saat kita bersedia berhenti sejenak, mendengarkan, dan belajar dari mereka. Saat Anda melakukannya-belaj ar untukberhenti bereaksi, menenangkan diri, dan serius mendengarkan-nafsu-keinginan Anda akan menampakkan wujud aslinya: pembimbing terbaik Anda.