Manfaat Buah Alpukat - PENTING UNTUK DIKETAHUI

thumbnail
Manfaat buah alpukat - Buah alpukat yang saat ini tumbuh subur di wilayah indonesia, kini kita dapat menikmati dengan rasa yang lembut dan segar, buah alpukat ini sebenarnya berasal dari meksiko dan juga amerika tengah, nama latin dari buah alpukat adalah persea americana.

Buah alpukat dengan tekstur yang lembut dan warna yang menarik, hujau kecoklatan, membuat lidah ingin cepat mengunyah, apalagi jika buah alpukat dipadukan dengan susu, gula merah dan sirup, hm! enak banget, selain enak rasanya, buah alpukat ini kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan, avokad ini memliki 11 vitamin, memiliki 14 mineral dan kaya akan protein, tidak hanya itu buah alpukat banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan alami, itulah yang akan kita bahas dalam kesempatan ini, yaitu Manfaat buah alpukat :

manfaat alpukat, manfaat buah alpukat, manfaat pokat, manfaat vokad, buah alpukat

1. Manfaat buah alpukat untuk menghilangkan bekas jerawat:

efek samping alpukat, manfaat alpukat untuk diet, pengertian buah alpukat, alpukat kolesterol, manfaat buah alpukat untuk wajah, manfaat alpukat untuk bayi, manfaat alpukat untuk program hamil, manfaat buah alpukat untuk wajah berjerawat

Buah alpukat yang mengandung biotin n vitamin B7, 2 sampai 6 mikrogram biotin yang terdapat dalam daging buah alpukat dan jumlah yang cukup banyak sehingga baik untuk dikonsumsi setiap hari, jangan sampe tubuh kita kekurangan vitamin b7, kenapa? karena jika kurang vitamin B7 akan cepat meruam merah, kering, terkadang bersisik.
Nah! untuk anda yang suka banget mengkonsumsi buah alpukat ini, namun saat ini wajah banyak bekas jerawat, sebaiknya buah alpukat dijadikan masker alami sebagai obat pemudar bekas jerawat, caranya mudah kok:
Ambil 2buah daging alpukat segar, haluskan menggunakan sendok, campur yogurt dan madu, jika sudah diaduk rata, segera oleskan secara merata ke seluruh wajah, lalu biarkan sekitar 15 menit, setelah itu cuci dengan air hangat, rasakan wajah akan lembab dan jika rutin, bekas jerawat akan pudar. (bagi anda yang tidak mau ribet membuat masker, maka gunakanlah cream been pink penghilang flek yg sudah BPOM)

2. Manfaat alpukat dapat mengurangi risiko terjadinya kanker

manfaat alpukat, alpukat, khasiat alpukat, artikel alpukat, avokado

Bagi anda yang mempunyai kadar asam folat dibwah tingkat yang ideal, kemungkinan besar akan terserang kanker payudara, senyawa yang terdapat dalam buah alpukat adalah karotenoid, inilah senyawa antioksidan yang dapat dijadikan sebagai anti kanker, oleh karena itu, yuk biasakan mengkonsumsi buah alpukat karena manfaat alpukat yang luarbiasa ini, jenis kanker yang dapat dicegah dengan buah alpukat antara lain adalah, kanker mulut, prostat, lambung dan payudara.

3. Manfaat buah alpukat untuk mengurangi stres

alpukat, atasi stres dengan buah buahan, seperti alpukat, fungsi alpukat bagi kesehatan

Folat dapat mengatasi risiko terserang depresi, kandungan folat dapat mencegah lebihnya homosistein yang ada dalam tubuh, manfaat alpukat lain,  dapat mencegah terblokirnya darah dan juga nutrisi yang akan menuju ke otak, Apabila homosistein dinilai sangat berlebihan, produksi hormon serotonin, dopamin, dan norepineprin maka akan terganggu juga. paktanya, semua hormon tersebut adalah penting untuk pengaturan suasana hati, nafsu makan dan juga pola tidur.

4. Manfaat buah alpukat untuk kesehatan jantung

buah alpukat untuk kesehatan jantung, alpukat berfungsi untuk jantung

Vitamin B6 dan asam folat yang terdapat dalam buah alpukat, dapat menyeimbangkan kadar homocysteine, yang artinya buah alpukat dapat menyehatkan jantung dengan dosis yang tidak berlebihan, manfaat alpukat mengandung vitamin E dan juga Glutathione dan juga lemak tak jenuh tunggal sehingga buah alpukat bagus untuk kesehatan tubuh.

5. Manfaat buah alpukat untuk ibu hamil

Manfaat buah alpukat untuk ibu hamil, alpukat baik untuk ibu hamil, yang hamil mengonsumsi buah alpukat

A. Dapat Mencegah Anemia
Sebagian dari ibu hamil bisa terjadi kekurangan zat besi lalu terkadang pingsan dan pusing itu berarti ibu hamil mengalami anemia. agar hal tersebut tidak terjadi, mengonsumsi alpukat tidak berlebihan akan dapat memenuhi kebutuhan zat besi dari dalam tubuh.
B. Mengatasi dan Mencegah Kram
Lagi-lagi Ibu hamil sering kram di bagian kaki dan dibagian tangan, hal ini dianggap wajar, namun kalau semua ini dapat dicegah, bagusnya lakukanlah pencegahan, yaitu dengan mengonsumsi buah alpukat, kandungan Potasium dalam alpukat akan membantu ibu hamil mengobati rasa kram dan mencegah terjadinya kram. 
C. Melindungi Penglihatan Ibu Hamil
Manfaat alpukat memberikan perlindungan untuk penglihatan pada ibu hamil. Kekurangan nya lituein pada ibu yang sedang hamil biasanya dapat menjadikan resiko katarak, makanya dengan rutin mengonsumsi buah alpukat, lituein ini akan meningkat sehingga gangguan penglihatan pada ibu hamil dapat dicegah. 
6. Manfaat buah alpukat untuk diet

turunkan berat badan dengan mengatur pola makan, inilah alpukat pendukung program diet

Makna diet menurut harfiah adalah mengatur pola makan supaya mendapatkan BB yang ideal. disaat sedang melakukan diet, menambahkan konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sangat direkomendasikan supaya tubuh tetap segar dan ternutrisi dengan baik. inilah salah-satu jenis buah-buahan yang bagus untuk dikonsumsi selama melakukan program diet ialah buah alpukat.  Berikut penjelasan manfaat buah alpukat untuk diet:

A.  Alpukat Sbg Pengganti Cemilan
Peneliti membuktikan, bila setengah daging buah alpukat yg dimakan sebagai makan siang anda, terbukti mengenyangkan lebih lama, hasil studi yang dilakukan, ditemukan bahwasannya subjek penelitian orang yg mengonsumsi 1/2 daging buah alpukat disaat makan siang, akan merasakan penurunan inginan ngemil terus menerus hingga empat puluh persen selama 3jm setelah makan siang. oleh karena itu, buah alpukat untuk diet, sangat efektif untuk dikonsumsi selagi menjalankan program diet.
B.  Kaya Akan Serat
Manfaat alpukat memberikan banyak serat. perlu dipahami bahwa serat dalam buah alpukat dapat menjaga dibagian saluran pencernaan, sehingga BAB akan menjadi lancar tanpa hambatan disaat sedang melakukan diet, dengan demikian, berat badan pun perlahan akan turun.
C.  Terdapat Lemak Sehat
Alpukat dinyatakan buah yg aman dikonsumsi disaat diet. walaupun reputasi mengatakan bahwa lemak yang terdapat dalam alpukat jumlahnya banyak, tapi lemak tersebut adalah baik bagi kesehatan tubuh. Penelitian juga sudah memaparkan bahwa lemak yang terdapat dari dalam alpukat justru penting disaat diet.
7. Manfaat buah alpukat untuk kesehatan rambut

alpukat buat rambut, buah alpukat untuk kesehatan rambut

Menurut peneliti, buah alpukat sudah teruji dapat menyehatkan rambut dan juga mepunyai manfaat yang besar untuk rambut yang kurang sehat dan tipis, Seperti hal-nya dikutip dari Boldsky, berikut ini manfaat buah alpukat untuk rambut:

A. Menumbuhkan rambut
Kaya akan nutrisi yang penting untuk vitamin, buah alpukat secara efektif dapat menumbuhkan rambut, selain itu, buah Alpukat dapat merangsang pertumbuhan akar rambut, dan memperkuat folikel pada rambut.
B. Dapat melembabkan rambut
Punya rambut yang kering dan kurang sehat adalah perihal yang umum dan wajar, Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya anda dapat menggunakan alpukat bgi rambut Anda, agar tetap segar, lembab dan terhidrasi. 
C. Dapat Mencegah Ketombe
Inilah salah satu manfaat alpukat yang terbaik untuk rambut, Agen antibakteri dalam daging alpukat bisa mencegah pecahnya ketombe sekaligus mencegah kulit kepala dari kekeringan bahkan bersisik. 
D. Cara membuat masker alpukat untuk rambut
Haluskan 1/2 buah alpukat, apabila rambut anda panjang, maka memerlukan 1 buah alpukat.
Tuangkan 1/2 gelas minyak zaitun, 1/4 gelas minyak almond, aduk hingga semua bahan halus dan tercampur sempurna.
Basahi rambut, lalu usapkan masker alpukat ini dari kulit kepala sampe ke ujung rambut, diamkan selama 20menit, lalu bilas dengan shampoo dan conditioner, disarankan menggunakan [shampoo caviar dan conditioner] Rasakan rambut sehat dan bikin PD. 
Artikel Terkait : Cara menurunkan darah tinggi dengan daun buah alpukat
 

Dapur Adalah Tempat Sakral

thumbnail
ALEXANDRA JAMIESON - Saya selalu heran ketika orang-orang menghabiskan banyak uang untuk merenovasi dapur lalu mengisinya dengan stoples, kaleng, kantong, kotak, dan kardus makanan tidak sehat se' perti yang memenuhi dapur lama mereka. Di sinilah lagi-lagi kesadaran menyelamatkan kita dari kebiasaan. Kita menghabiskan begitu banyak waktu mengkhayalkan seperti apa dapur yang kita inginkan: peralatan memasak seperti apa yang kita inginkan, jenis ubin apa yang paling mengilap, dan sebagainya. Namun, tidak banyak di antara kita yang meluangkan waktu untuk membayangkan apa yang akan kita taruh dalam oven profesional baru yang luar biasa atau lemari es canggih tahan karat yang cantik itu.

Anda bahkan tidak membutuhkan dapur dari Architectural Digest untuk menyadari bahwa di mana pun Anda menyiapkan makanan, itu adalah tempat sakral. Dan, saya tahu ini secara langsung dari dapur pertama saya di New York. Saya dan pasangan saya memiliki apartemen mungil satu kamar tidur di East Village yang waktu itu belum dibenahi. Apartemen itu berada di lantai lima dan dicapai dengan naik tangga, shower dan bathtub pada dasarnya berada di dapur, yang memiliki kompor empat tungku terkecil yang pernah saya lihat seumur hidup. Ovennya hanya cukup besar untuk menampung separuh kertas roti, seperti oven mainan. Di sebelah oven itu ada satu-satunya Wastafel. Bahkan konter nyaris tidak ada. Waktu itu saya masih Sekolah kuliner, pacar saya pembuat film yang sedang merintis karier, dan kami menyatukan otak kreatif kami serta membuat rak, kait gantung, juga konter dari selembar baja tahan karat.

Dapur Adalah Tempat Sakral

Di ruang inilah keajaiban terjadi. Saya jatuh cinta dengan memasak di dapur ini dan menciptakan serta menguji semua resep yang muncul di buku pertama saya. Saya mulai memercayai hubungan saya dengan makanan sungguhan di sini dan belajar untuk rileks serta membiarkan tubuh saya mengambil alih.
Saya bisa bekerja di ruangan mungil ini karena mustahil menumpuk barang. Ruangan itu begitu kecil sehingga saya harus membeli bahan yang akan dimasak hari itu saja atau tidak akan cukup dalam lemari es mini yang kami selipkan di sudut rumah kecil kami. Saat segala sesuatu sesederhana ini, alam semesta pilihan seolah terbentang di hadapan kita dan hal-hal indah bisa-dan sungguh-terjadi. Dapur ini adalah tempat sakral saya. Saya menghormati pekerjaan yang saya lakukan di sini dengan membeli sebilah pisau bagus, beberapa panci dan penggorengan berkualitas, serta sejumlah peralatan penting lainnya. Saya berjuang untuk membuat semua dengan bahan paling segar yang bisa saya temukan, dan saya menemukan kebahagiaan dalam memadukan cita rasa dan aroma-saya bangga dengan apa yang saya ciptakan di sini. Berada di dapur, bagi saya, adalah berada di rumah.

Detoks Dapur Anda
Dalam urusan membantu klien (dan keluarga juga teman) untuk lebih nyaman berada di dapur, saya tidak kalah tegas dari Supernanny dan tidak kalah kejam dari Simon Cowell Tidak ada yang membuat saya lebih emosional daripada lemari dapur penuh tanggal kadaluarsa! Saya terkenal hampir tidak pernah melirik bagian belakang kemasan, karena saya langsung tahu, ketika daftar bahan lebih panjang dari satu atau dua baris, apa pun isinya harus disingkirkan. Michael Pollan sependapat dengan saya dalam hal ini: ia merekomendasikan untuk menjauhi makanan yang berisi lebih dari lima bahan, maksimal. Saya harus menahan diri untuk tidak mendorong minggir klien dan membuang makanan satu rak penuh ke kantong sampah, tetapi sesungguhnya, bersih-bersih semacam ini adalah sesuatu yang harus dilakukan sendiri.

Saya ingat bekerja dengan seorang wanita, Vivian, yang sama antusiasnya dengan saya perihal bersih-bersih dapur. “Ini seperti episode Hoarders-tapi dengan makanan!" katanya dengan riang. Namun, begitu kami mulai, ia mengalami kesulitan untuk melepaskan bahan makanan tertentu, meskipun tahu bahan makanan itu tidak membantunya. Kami menabrak tembok perlawanan ini saat menemukan persediaan tepung brownies instan dalam kotak di bagian belakang sebuah rak yang dalam. Ini belum kadaluarsa, tetapi semuanya masuk dalam tumpukan kaleng dan kotak yang akan dibawa Vivian ke bank pangan setempat begitu kami selesai bersih-bersih.

Saya bertanya mengapa ia merasa berat melepaskan tepung brownies instan itu, padahal ia sudah berhenti mengonsumsi gula dan makanan panggang olahan berbulan-bulan sebelumnya. "Semua itu mengingatkan aku kepada ibuku," katanya. Lalu ia bercerita bahwa semasa kecil ibunya sering memanggang brownies instan dari merek yang sama ketika ia sakit. Ibunya meninggal beberapa tahun sebelumnya, dan ia menyadari bahwa menyimpan kotak itu-meskipun hanya untuk dilihat-membuatnya merasa dekat dengan ibunya.
“Bagaimana kalau kau mengambil foto kotak itu dengan handphone?" usul saya. Vivian menyukai ide itu-ia memotret gambar kotak itu, lalu meletakkannya bersama yang lain ke tumpukan yang akan disumbangkan. Dalam waktu singkat, kami sudah menyapu bersih lemari dapurnya. Kami bahkan sempat membersihkan lemari es, membuang semua botol dan stoples separuh penuh yang berjajar di sebelah dalam pintu. Sambil bekerja saya belajar banyak tentang Vivian karena ia menjamu saya dengan cerita-cerita yang sangat menarik dari sejarah makanannya. Ternyata, bersih-bersih dapur ini juga menjadi pengalaman ikatan batin yang menyenangkan bagi kami. Bagian yang terbaik? Sekarang setelah dapur Vivian bersih dan lega, ia bisa rileks di situ dan mulai memasak.

Menemukan Sukacita Memasak
Orang yang suka makan adalah orang-orang yang terbaik. - Julia Child

Semasa kecil, ibu saya senang menonton julia Child di TV. Bukan hanya karena ia bisa belajar satu dua hal tentang memasak, melainkan juga karena julia terlalu bersemangat untuk berada di balik konternya. Suaranya mengalun riang dan selera humornya mengejutkan, bahkan jorok. Ada koki TV lain waktu itu, seorang pria bernama Galloping Gourmet, yang berjingkrak ke sana kemari di dapurnya menumpahkan gelas anggur yang selalu penuh. Di akhir banyak episode, ia jelas mulai mabuk dan biasanya terkekeh senang.

Bayangkan acara masak tersebut dengan acara masak yang populer sekarang. Sebagian besar di antaranya adalah kompetisi; para peserta harus menyiapkan sesuatu yang luar biasa rumit dengan bahan-bahan ajaib yang sulit ditemukan, sementara koki selebriti sadis mencerca setiap upaya mereka. Maksud saya, di mana julia-yang menjatuhkan ayam di lantai. mengambilnya, dan meneruskannya seperti tidak terjadi apa-apa-ketika Anda membutuhkannya? Memasak bukan siksaan. Paling tidak seharusnya bukan. Namun, banyak yang menganggapnya seperti itu, padahal kita amat gemar makan.

Lalu ada alasan bahwa Anda terlalu sibuk dan memasak sepertinya sangat merepotkan: susah, butuh waktu, berantakan. Memang benar memasak bisa seperti itu. Namun, memasak juga aktivitas yang membangkitkan energi dan memuaskan hasrat pada tataran yang tertinggi. Saat memasak, kita melakukan semacam sihir-kita menyulap sesuatu yang lezat, bergizi, dan menyembuhkan. Dari hal-hal yang sederhana, kemungkinan dan kenikmatan terlahir-khususnya ketika menemukan bahwa Anda sesungguhnya senang menghabiskan waktu di dapur. Selain itu, memasak adalah keterampilan hidup yang paling mendasar; jika bisa memasak, Anda selalu mempunyai pekerjaan yang bermakna, selalu bisa mengekspresikan cinta dan rasa terima kasih dengan cara yang praktis, serta selalu bisa memberi makan diri Anda dan orang lain dengan cara yang lezat.


Memasak juga seni yang berkembang seiring latihan dan waktu. jika Anda memainkan alat musik atau terlibat dalam bentuk seni lain, Anda tahu maksud saya: begitu menguasai dasar-dasarnya dan kepercayaan diri mulai tumbuh, Anda masuk ke dunia improvisasi dan jazz, dan ketika ini terjadi, memasak menjadi ekspresi yang luar biasa unik dari Anda, siapa pun Anda.
Saat memasak untuk diri kita dan orang lain, kita memberikan pemujaan dan perhatian pada pekerjaan itu sehingga merasuki apa pun yang kita siapkan dengan integritas. Itu karena saat memasak-jika kita benar-benar memberikan seluruh diri kita pada tugas itu-kita hadir dan menyadari sepenuhnya setiap langkah dalam prosesnya. Berada di dapur, bekerja sendirian atau bersama orang lain, adalah bentuk pemujaan. Itu ungkapan pujian untuk bahan-bahan yang baik, alat-alat yang baik, dan orang-orang baik yang akan kita beri makan. Saat berada dalam zona ini seutuhnya, saya merasa seperti dewa, dan saya suka perasaan itu.

Saya mendapati bahwa paling mudah mencapai state of flow di dapur. Saya tidak dapat mendeskripsikannya, tetapi saat saya mencincang bahan-bahan cantik nan segar, atau mengaduk panci dengan lembut, tangan serta hati saya bertemu dengan cara yang sangat memuaskan dan hanya dapat ditandingi oleh seks bagi saya. Saya memasuki zona indah yang menguatkan ketika tenggelam dalam resep; dan ketika keluar dari struktur aman yang disediakan resep serta menciptakan sesuatu yang baru, saya merasakan sensasi keberhasilan yang sulit ditandingi. [ni menggetarkan. Ini menggerakkan. Ini dahsyat. Dan, saya ingin semua klien saya mengalami sendiri sukacita ini.

Satu hal yang paling saya suka dari memasak adalah itu musuh kesempurnaan. Mencoba untuk menjadi “sempurna" adalah target gila yang sudah lama merongrong dan mengganggu konsentrasi wanita. Memasak tidaklah sempurna, itu
seperti kehidupan: kadang gosong, kadang biasa; kadang ter
lalu pedafs; Ikadang terlalu hambar. Menyiapkan makanan juga sangat mirip dengan membangun istana pasir: Anda bekerja dan mengagumi-lalu, puf ! Lenyap.
Akan tetapi, jika Anda memasak dengan baik, ingatan akan hidangan enak, apel lezat, atau secuil cokelat nikmat tersimpan dalam sel Anda. Saat inilah makanan menjadi tubuh; makanan menjadi bagian dari ingatan sel Anda dan menginformasikan siapa Anda. 

Memilih Makanan yang Mendukung Hasrat Anda

thumbnail
Saat Anda belanja makanan, di mana pun itu, bertanyalah dalam hati: Makanan apa yang akan membuat saya benar-benar merasa baik? Lalu uraikan pertanyaan itu lebih jauh lagi; Makanan apa yang akan membuat saya merasa energik, segar, atau waspada, tetapi rileks? Tanyakan terus ini dan pertanyaan bijaksana lain tentang apa yang ingin Anda rasakan ketika benar-benar makan makanan yang akan Anda beli, dan melewatkan makanan yang Anda tahu tidak akan membantu Anda mencapai kondisi yang diinginkan itu.

Berikut ini contoh yang sangat baik dari salah satu klien saya yangbelaj ar melakukannya. Pamela dulu hidup nyaris hanya dari makanan “diet” beku. Ia bekerja sangat keras di dua pekerjaan full-time karena hasrat terbesarnya adalah melunasi pinjaman biaya sekolah. Karena ia menghabiskan waktu hampir 70 jam seminggu di tempat kerja, hal terbaik yang dapat dilakukannya adalah berjalan gontai memasuki toko bahan makanan terdekat ketika lemari es-nya kosong. Ini biasanya larut malam, dan ia akan beringsut ke lemari makanan beku, lelah dan kelaparan, meraup makanan diet beku merek apa pun yang sedang dijual, dan melemparkannya ke kereta dorong. Lalu ia menggesekkan kartu kreditnya, memasukkan makanan ke dalam kantong, menyetir pulang sendiri, dan memasukkan seluruh makanan itu ke lemari es.

Memilih Makanan yang Mendukung Hasrat Anda

Malam demi malam-benar-benar malam, karena ia biasanya makan setelah pukul 9 malam-Pam akan memanaskan makanan beku itu dengan microwave dan melahapnya sambil berdiri di konter dapur. Lalu ia ambruk di tempat tidur. la tidak mengalami kegembiraan saat makan. Ia tidak mendapat kenikmatan dari makanan ini. Ia akan terlelap dengan merasa begah dan berat, lalu bangun dengan merasa lelah dan lapar. Ia berkata kepada saya bahwa ia merasa seperti sedang meracuni
dirinya sendiri, tetapi tidak tahu apa lagi yang bisa dilakukan
nya. Kami mulai tanpa mengubah jadwal belanjanya, tetapi saya
berkata ia dilarang membeli makanan beku. 

Alih-alih, ia harus membeli makanan segar. Mengatakan hal ini kepadanya mengundang reaksi spontan: “Aku sama sekali tidak mau masak pukul 9 malam.” Saya berkata kepadanya bahwa saya tidak ingin ia masak-saya hanya ingin ia makan sesuatu yang bisa memelihara tubuhnya sebaik yang diinginkannya. Saya bahkan menawarkan diri untuk menemuinya di pasar sebelum pukul 11 malam karena apa pun tidak bisa menghalangi saya tidur lebih larut dari itu. Ia menyadari betapa serius saya saat itu dan berkata saya tidak perlu menemaninya, tetapi kami sepakat saya akan berada di telepon sementara ia belanja.

Saat Pam masuk ke pasar malam itu, ia merasa berbeda; ia punya kaki tangan sekarang, seseorang yang bisa menjajaki makanan bersamanya, dan ini membantunya merasa lebih terlibat dan tidak sekadar melakukan tugas payah. Saya menyuruhnya berjalan lurus ke bagian produk segar dan memberi tahu saya apa yang dijual di bagian racikan salad. Ada begitu banyak pilihan! Pam memutuskan mengambil Tuscan Spring Blend, sekantung sayuran hijau organik, herba segar yang dicuci tiga kali dan siap dimakan. Sebelum meninggalkan bagian produk segar, saya memintanya mengambil dua pisang, dua apel, dan dua jeruk.

Selanjutnya kami menuju bagian kacang dan buah kering. Di sana, ia mengambil sekantung pecan dan satu kemasan cran
berry kering. Perhentian terakhir adalah bagian produk susu, di mana ia menemukan keju. "Selesai sudah!" kata saya, dan
Pamela pergi ke kasir. Saat berjalan ke mobil, ia berkomentar, “Wow itu jauh lebih murah, dan kantongnya jauh lebih ringan dari biasa! Tapi tahukah kau? Aku serasa membeli lebih banyak makanan.” Dan, sesungguhnya ia benar.

Saya mengakhiri percakapan telepon itu dengan mengatakan bahwa ia sekarang hanya perlu meletakkan salad di mangkuk, menaburkan kacang dan cranberry di atasnya, lalu mengaduknya dengan sedikit keju, garam, merica, serta minyak zaitun. Ia bahkan bisa memotong apel atau avokad dan menambahkan itu ke menunya. Semua ini tidak lebih lama dari waktu yang ia butuhkan untuk memanaskan makanan beku. Saya minta ia menelepon saya saat istirahat siang hari berikutnya.
"Hai, Alex. Pertama-tama, terima kasih sudah berbelanja bersamaku! Saladku sangat lezat. Aku pergi tidur dengan perasaan sangat senang dan bangun dengan perasaan segar untuk pertama kalinya dalam...."
Saya menunggu ia melanjutkan.
"Kau tahu, aku perlu menganggap ini serius."
"Menganggap serius apa?" tanya saya.
"Diriku. Kesehatanku. Apa yang kumakan."
Saya tahu saat itu bahwa Pamela sudah di jalan yang benar. la mulai membangun hubungan yang jujur dan bermakna dengan makanan. 

Saat kami terus bekerja sama, ia bisa meluangkan waktu untuk benar-benar mulai memasak, dan ia menemukan sesuatu yang diketahui hampir semua koki: memasak itu membuat rileks. Namun pertama-tama, ia harus menyiapkan dapurnya supaya dapat menikmati aktivitas memasak sebagaimana ia menikmati masakannya.